Jumat, 15 April 2011

Harta karun Majapahit ditemukan di Pacitan

GB

Madiun(beritajatim.com) - Warga Kabupaten Pacitan, menemukan beberapa benda kuno yang diduga merupakan peninggalan kerajaan Majapahit. Barang-barang tersebut ditemukan di Dusun Purwodadi, Desa Jatimalang, Kecamatan Arjosari, Kabupaten Pacitan.
GB
Kusnan (42) menunjukkan benda antik yang ditemukannya. Purwo S/detikSurabaya.

Fotografer - Pool
Seorang warga di Dusun Purwodadi, Jatimalang, Arjosari, Pacitan, Kusnan (42), menemukan beragam jenis benda antik, Rabu (13/4/2011). Benda antik tersebut berupa patung cemeti dengan gagang mirip kepala Siwa, patung lembu, keris, koin bergambar Batara Ismaya, dan ribuan keping uang Jepang.
GB

GB

GB

Barang yang ditemukan tersebut terbuat dari logam. Diantaranya  cemeti kecil sebanyak lima buah, empat buah keris kecil, 12 buah patung-patung kecil, dua koin besar bertuliskan huruf palawa, patung kerbau dan sekarung uang kuno.

Penemu barang-barang kuno tersebut, Kusnan, mengatakan, ia meyakini barang yang ia temukan saat membuat jalan adalah peninggalan kerajaan Majapahit. Ia beralasan dalam barang-barang tersebut terdapat tulisan huruf palawa yang digunakan pada zaman kuno tersebut.

"Benda-benda itu saya temukan di bawah batu saat membuat jalan di tanah keluarga pak Wahid. Benda itu tidak akan saya jual dan saya simpan dirumah saja," ujarnya, Kamis (14/4/2011).

Senada dengan Kusnan, Kepala Bidang (Kabid) Kebudayaan Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda Dan Olahraga (Disbudperpora), Kabupaten Pacitan, Johan Perwiranto, menduga peninggalan bersejarah itu kemungkinan besar berasal dari kerajaan Majapahit. 

"Jika dilihat foto dan laporan adan ornamen bunga Wijayakusuma di beberpa barang tersebut, besar kemungkinan hal itu adalah peninggalan Majapahit. Tapi untuk memastikannya besok Sabtu (16/4/2011) saya akan ke lokasi," ujarnya.

Menurut Johan, berdasarkan lokasi penemuan, berdekatan dengan Desa Tremas. Selama ini Desa Tremas merupakan situs sejarah karena diwilayahnya pernah ditemukan benda peninggalan masa Hindu dan Budha. Antara lain berupa Batu Kenong dan Lingga Yoni. 

Selain di wilayah Kecamatan Arjosari, lanjut Johan, benda-benda semacam itu juga pernah ditemukan di Watukuro, Desa Watupatok, Kecamatan Bandar serta perlengkapan prajurit kerajaan dibeberapa wilayah di Pacitan barat.[rdk/ted]




Kalo agan nemu barang kayak beginian kira-kira mau diapain nih 

  1. Diam-diam supaya ga ada yang tau
  2. langsung dijual
  3. Di serahkan kepada pemerintah
  4. di kubur lagi tuh barang
hayoo pilih opsi yang mana.... hohohohohoh.....

6 komentar:

  1. itu yg "ditemukan" bukan barang kuno asli...
    itu semua barang baru yg dipendam, kemudian "pura2 ditemukan" sebagai barang kuno...

    BalasHapus
  2. kalau sy sich, . .yakin sekali itu barang baru. . .gak usah panggil arkeolog. bikin malu aja !!!

    BalasHapus

Jangan lupa komentarnya ya :D